12/2/18

Graduation Day (EN)

Today is finally come. It's 24th September!! The marked as the end of my college journey. 4 years spent in Makassar Tourism Polytechnic, I could say 4 years had a lot of memories; Some are good, some are bad. However those bad kind of memories will be remind as a hilarious moment from my past teen life. It feels like just yesterday my aunty drop me off for my entry test, that was exactly 4 years ago. It hard to believe that time goes so fast and I still feel my self as a little girl, at least that's how I act in front of my parents when I want to sneak to sleep in their room.

I have a lot to think. Maybe, I haven't ready to be an adult yet, I am nervous to face the reality that I am a grown up woman. But people say, life must go on. I also started to think how my carrier path will be, as now I am working in a Dive Camp just for a while, I do look for another job as a long-term carrier.

Enough to talk about the future plan, Today is the biggest day in my life this far. I am so happy to see both of my parents attend, They are the reason I am here today. I am out as cumlaude student has been a happiest thing in this year and also biggest thank to my lecture Mr. Agus and Mr. Buntu for the special tribute, He helped for my research till Its done. I am just so glad He was my Mentor Lecturer for this research.

Another anxiety as today my last day is because I have these best friend that has accompanied me this past 4 years in ups and down. I hope the friendship will last forever.

The speech from the Tourism Minister has done, all the students has been called one by one. Graduation ended perfectly, I didn't cry. I've cried a lot on my last examination, A happiness tears, you can watch on my youtube channel about that.

Every end has the beginning. Its another journey of my life, I hope it goes well. 

8/27/18

TRAVEL TIPS : Tempat Belanja Murah dan Hits di Singapura


Punya niatan mau singapore atau udah di Singapore dan lagi cari tempat asik buat belanja? Berikut adalah beberapa spot shopping yang menurutku paling murah, paling komplit, beraneka ragam dan juga paling hits pokoknya 'based on my visit yah!! Kalau ada yang gak di cantumin itu mungkin karena belum pernah kesana.

  1. China town
Why is it on my first list? Karena saya sempat menyesal membeli banyak oleh-oleh gantungan kunci dan tas di Bugis street. Iya, kalau masalah harga untuk sekedar oleh-oleh banyak saya paling menyarankan ke China town. Tempatnya bertemakan china, {iya dari namanya juga tau -,-} ada kuil, berbagai jenis kios  yang menjual beraneka ragam barang mulai dari tote bag, boneka-boneka lucu, gantungan kunci, t-shirt dll. Harga gantungan kuncinya hanya 24$ untuk 42 biji. Sedangkan di bugis street adalah 24$ untuk 24 biji, benar-benar 2x lipat. Selain itu tas bertuliskan singapore hanya 10$ untuk 5 buah, bahkan ada yang sampai 7 buah. Kalau T-shirt sekitaran 10$ untuk  4 baju. Selain itu di China town ini juga ada pertunjukan seniman. dan harganya ini sukarela mau bayar berapa dan hasil karikaturnya itu lucu banget.

  1. Bugis street
Saya ini berdarah suku bugis makanya harus taruh tempat ini di dalam daftar :D selain itu kalau namanya shopping baju-baju lucu, sepatu dan celana yang murah bisa ditempat ini. My latest haul adalah celana kulot garis-garis ini, $5 doang padahal kainnya bagus kalau sepatu ada yang 10$ perpasang ada juga 15$ yang jelas masih terjangkau. Di lantai 1 juga ada penjual tas perempuan semuanya 10$/tas rata gitu harganya. Terus sepatu serba $6 hanya saja bicara masalah kualitas sepatu memang 'B' aja sih, sesuai harga.

  1. Orchard road
Siapa sih yang gak kenal tempat belanja satu ini? Favorit ibu-ibu arisan indonesia banget.. Diskon besar-besaran biasanya di bulan agustus. Di orchard ini ada berbagai plaza, tamayasaki salah satu yang paling elit, doorman nya aja pake tuxedo. barang branded kayak Luis vuiton, Yve saint laurent, channel dll ada disana. Dilantai paling atas juga dijual buku, semacam gramedia gitu. Yang saya lihat sih ada bahasa jepang (kebanyakan komik jepang), perancis, dan tentunya inggris. Kalau mau beli coklat atau baju-baju murah bisa ke Lucky Plaza. Disana coklat harganya tublerone tiny pack 3 untuk 10$, Cokelat Magnum 5$/buah, Diary milk besar 10$/4buah dan lain-lain. Waktu itu temanku ada yang titip cokelat whiskey jack daniels, dan saya nemunya hanya di plaza ini. Selain itu ada yang jualan baju bekas sama sepatu bekas loh di lantai atas, 3$ only, sepatunya masih baru2 mungkin cuci gudang and it's only 5$. Kalau mau beli make up atau barang branded kayak H&M, Adidas dll juga ada di ION. Dari Station MRT naik eskalator ke atas langsung ketemu tempat make up yang bagus.

  1. Crossway Point
Berikutnya adalah CP atau Crossway point, letaknya di woodlands, sebenarnya saya cantumin ini karena toko 'value sale' nya, katanya sih kalau sejenis mini market, disini paling murah. Vaselin yang di indo harga 45 ribu aja disini cuman 1$ aka 9.850 ribu. Trus shampoo sunsilk kecil cuman 1$ untuk 2 buah, cokelatnya juga murah-murah banget kitkat 1$ for 2, kalau mahasiswa kangen indomie juga disini indomie nya cuman 1$ for 3. dan supplie living lainnya ini yang termurah sih sejauh ini menurutku.

  1. Little India
Gak sempet kesini sih tapi teman-teman yang kesana bilang bagus buat beli parfum atau belanja oleh-oleh di mustafa center, trus tempatnya colourful gitu, cukup instagramable . Tapi sayangnya ramai dan keamanannya kurang baik. Aman disini seperti kasus kecurian karena banyak penduduk dan wisatawannya. Jadi, datanglah bukan saat libur.

Sekian informasi tempat belanja yang murah, yang elit, yang paling hits  di singapur. Kalau mau nanya-nanya lainnya seputar singapur boleh juga, nanti  dibahas di artikel berikutnya. See you!!

2/3/18

Trois

Sejumput aksara untuk tuan yang di pojok
Tiada maksud dinda perangai jauh
Masih dalam batas menyampai aksara yang tercekat
Tak mampu berucap sepetik kata untuk tuan secara langsung
Hanya secarik puisi yang tertuang karena sukma merindu
Apa gerangan yang buat dinda jatuh sejatuhnya gadis muda mencinta
Bukan maksud hati melangkah jauh
Mengharap tuan berbalik jua pun tak sampai kesana

Sejumput aksara untuk tuan yang di pojok
Ada yang berdebar disaat melihat tuan tersenyum,
Meski bukan senyum untuk dinda
Ada ribuan kupu-kupu menggelitik perut
Manakala tanpa sengaja bertemu pandang dengan tuan
Apa yang tuan telah perbuat kepada Dinda?
Hingga Dinda meringkuk jadi tawanan rasa disebut Cinta

Sejumput aksara untuk tuan yang di pojok
Tuan masih sibuk membaca buku bersampul biru ditangan
 Ah,,Dinda iri sekali pada buku itu
Tuan menggenggam nya begitu erat, menatapnya begitu intens
Sesekali tuan mengangguk seolah memahami hal baru dari buku itu
Tampak sekali tuan pemikir berat dari sampul buku bahasa rumit

Sejumput aksara untuk tuan yang di pojok
Iniliah sejumput aksara yang tak akan pernah tuan baca


Wanci, 3 September 2016

Main Ke Ternate wajib ke Danau Laguna, Di Desa Ngade

Sewaktu masih masih di bangku sekolah dasar hampir pada setiap mata pelajaran sejarah, Pulau Maluku tidak pernah absen dari bahan ajaran. Ini menandakan maluku memang sarat akan sejarah yang panjang, mereka memiliki pahlawan yang tangguh pada masa penjajahan seperti kisah heroik kapitan pattimura melawan belanda yang pernah kubaca di buku mata pelajaran IPS dan kisah sultan baabullah yang berhasil mengusir portugis dari Ternate dan baru-baru ini kuketahui saat perjalananku mengunjungi Kota Ternate, Maluku Utara.

Bercerita tentang Kota Ternate, mari bayangkan gambaran gunung dan laut yang mengisi setiap pelajaran seni rupa, seperti sudah template khusus saja menjadikannya patokan materi menggambar. Begitulah kira-kira kota ternate yang berupa pulau tak begitu luas dan dengan Kondisi topografi sebagian besar daerah bergunung dan berbukit, terdiri atas pulau vulkanis dan pulau karang dengan kondisi jenis tanah Rogusal. Untuk kekayaan alam kuacungkan jempol, Potensi wisata yang dimiliki seperti Pantai, Gunung dan Danau menjadi pilihan bagi wisatawan yang berkunjung ke Ternate.

Mengenai asal mula namanya ini adalah dari Taranita yang berarti keras, dan boleh kukatakan meski cara berbicara masyarakat Ternate memang tegas namun perilaku mereka sangat sopan dan ramah bahkan bila pada wisatawan.

Pada kunjungan ke Ternate lalu, saya bersama 4 teman menginap di rumah keluarga teman, namanya Reza Pradhana, Neneknya ramah sekali, pagi pertama kami dihidangkan nasi kuning. Yah.. Memang yang namanya nasi kuning itu sudah jadi makanan khas di Ternate. Rasanya ? Behhh… jangan ditanya bung.. Dapse Kalise (permainan kata dari Sedap sekali) :D
Pokoknya nasi kuningnya itu khas banget. Karena ternate ini memang kaya rempah-rempah atau lidah mereka yang memang senang mengecap bumbu, untuk masalah rasa dan harga seporsi aku sih YES banget.

Diluar dari makanan khas yang mantap surantap ada daya tarik wisata wajib yang kalau kalian berkunjung ke Ternate tapi belum ke lokasi ini maka belum completed kunjungan kalian. Namanya Danau Laguna di Desa Ngade.

Lokasi danau ini cukup dekat dengan pantai tapi tidak menjadikan air danau ini menjadi tawar, dari atas kalian bisa meihat Pulau Tidore dan Pulau Maitara selain itu, beberapa aktivitas masyarakat disana menjadikan Danau Laguna sebagai tempat budidaya ikan sejenis gurame atau nila.

Bagi kalian yang ingin berkunjung dan melihat langsung Danau Laguna harus menempuh perjalanan selama setengah jam dari Bandara Baabullah. Gak jauh-jauh banget lah yah.. Pemandangan yang akan kalian dapat juga worthed tempatnya instagramable banget cocok buat kalian yang mau nambahin feeds instagram :D Untuk harga tiket masuk dewasa 5rb dan anak-anak 3rb dan Katanya sih biasanya buat foto disini itu harus antri, Well, lucky me Saat berkunjung ke Danau Laguna wisatawannya cuman sedikit hanya sepasang malahan, cuman ngantri 5 menit doang habis itu puas deh selama setengah jam disana mengambil gambar dan video. Anyways.. Kalian juga bisa liat video dibawah ini waktu kami exploring ternate salah satunya saat berkunjung ke Danau Laguna ini.


2/2/18

Deux

Sudah berapa lama kita berjauhan
Berpeluh padan dengan jiwa sendiri
Serupa sajak penghabisan
Tak ada lagi rima selaras
 Semenjak keputusan tuk berhenti pada titik
 Dan aku masih menggantung pada koma

Apakah rinai hujan masih mengingatkanmu pada kita
Karena aku begitu
 Bahkan suara gemerisik angin yang menyapu rindang pohon pekarangan
 Selalu saja mengantarku pada ingatan kamu

Tak ada yang berbeda, aku masih si pencinta hujan dan penakut petir
Bedanya tak ada lagi yang mau mendengar cerita hujan berikut  hariku
Tidak ada lagi yang menenangkan saat terguncangku pada gelegar guntur
Aku masih sama hanya beda pada caraku menjalani hari

07.25 AM 2 Feb 2017

2/1/18

Un

pernah merasa waktu terhenti pada satuan tarikh?
aku pernah..
itu adalah saat aku menatap matamu,
mata kecil bulu mata lentik

kau menghipnotis,
tanpa tepukan pundak atau dentengan jam
aku tak berkutik
dan diringi senyum berlesung pipi
aku beku sedetik

sopan santun perilaku
rangkai tutur kata baku
refleksi  ksatria  kuda putih
Kau tak kupuja tapi kupuji


Makassar, 00.00 PM, 01 Feb 2018