Sewaktu masih masih di bangku sekolah dasar hampir pada setiap mata pelajaran sejarah, Pulau Maluku tidak pernah absen dari bahan ajaran. Ini menandakan maluku memang sarat akan sejarah yang panjang, mereka memiliki pahlawan yang tangguh pada masa penjajahan seperti kisah heroik kapitan pattimura melawan belanda yang pernah kubaca di buku mata pelajaran IPS dan kisah sultan baabullah yang berhasil mengusir portugis dari Ternate dan baru-baru ini kuketahui saat perjalananku mengunjungi Kota Ternate, Maluku Utara.
Bercerita tentang Kota Ternate, mari bayangkan gambaran gunung dan laut yang mengisi setiap pelajaran seni rupa, seperti sudah template khusus saja menjadikannya patokan materi menggambar. Begitulah kira-kira kota ternate yang berupa pulau tak begitu luas dan dengan Kondisi topografi sebagian besar daerah bergunung dan berbukit, terdiri atas pulau vulkanis dan pulau karang dengan kondisi jenis tanah Rogusal. Untuk kekayaan alam kuacungkan jempol, Potensi wisata yang dimiliki seperti Pantai, Gunung dan Danau menjadi pilihan bagi wisatawan yang berkunjung ke Ternate.
Mengenai asal mula namanya ini adalah dari Taranita yang berarti keras, dan boleh kukatakan meski cara berbicara masyarakat Ternate memang tegas namun perilaku mereka sangat sopan dan ramah bahkan bila pada wisatawan.
Pada kunjungan ke Ternate lalu, saya bersama 4 teman menginap di rumah keluarga teman, namanya Reza Pradhana, Neneknya ramah sekali, pagi pertama kami dihidangkan nasi kuning. Yah.. Memang yang namanya nasi kuning itu sudah jadi makanan khas di Ternate. Rasanya ? Behhh… jangan ditanya bung.. Dapse Kalise (permainan kata dari Sedap sekali) :D
Pokoknya nasi kuningnya itu khas banget. Karena ternate ini memang kaya rempah-rempah atau lidah mereka yang memang senang mengecap bumbu, untuk masalah rasa dan harga seporsi aku sih YES banget.
Diluar dari makanan khas yang mantap surantap ada daya tarik wisata wajib yang kalau kalian berkunjung ke Ternate tapi belum ke lokasi ini maka belum completed kunjungan kalian. Namanya Danau Laguna di Desa Ngade.
Lokasi danau ini cukup dekat dengan pantai tapi tidak menjadikan air danau ini menjadi tawar, dari atas kalian bisa meihat Pulau Tidore dan Pulau Maitara selain itu, beberapa aktivitas masyarakat disana menjadikan Danau Laguna sebagai tempat budidaya ikan sejenis gurame atau nila.
Bagi kalian yang ingin berkunjung dan melihat langsung Danau Laguna harus menempuh perjalanan selama setengah jam dari Bandara Baabullah. Gak jauh-jauh banget lah yah.. Pemandangan yang akan kalian dapat juga worthed tempatnya instagramable banget cocok buat kalian yang mau nambahin feeds instagram :D Untuk harga tiket masuk dewasa 5rb dan anak-anak 3rb dan Katanya sih biasanya buat foto disini itu harus antri, Well, lucky me Saat berkunjung ke Danau Laguna wisatawannya cuman sedikit hanya sepasang malahan, cuman ngantri 5 menit doang habis itu puas deh selama setengah jam disana mengambil gambar dan video. Anyways.. Kalian juga bisa liat video dibawah ini waktu kami exploring ternate salah satunya saat berkunjung ke Danau Laguna ini.
1 comment:
Betul memang nasi kuningnya Ternate rasanya lebih enak. kayak beda dengan nasi kuning daerah lain.
Post a Comment